Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengatakan, Kampung Zakat di Desa Harapan Jaya, Distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat yang dicanangkan tahun 2018 telah mengalami kemajuan.
“Kami telah membuat sumur air minum dengan kedalaman 45 meter dan pembelian alat galon isi ulang,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/02).
Tarmizi mengatakan, fasilitas tersebut mampu membantu warga agar tidak kesulitan untuk menggunakan air bersih dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Semoga pembuatan sumur air ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga. Sehingga untuk kebutuhan air minum dan lainnya bisa terpenuhi,” ujarnya.
Terkait program ini, Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat dan Wakaf, Andi Yasri menjelaskan, Kampung Zakat merupakan satu program penting untuk menciptakan masyarakat mandiri dan kuat dengan saling membantu.
“Saya harap program ini bisa mengedukasi dan bermanfaat untuk masyarakat,” terangnya.
(Tommy)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



