Mempawah, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Mempawah mendorong pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di sekolah dan madrasah agar dapat terdata dengan baik.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Gara Zawa), M. Shabirin menyampaikan, gerakan cinta zakat harus ditanamkan sejak dini kepada para pelajar di sekolah. Hal ini, menurutnya, sebagai upaya menyadarkan masyarakat terkait kewajiban menunaikan zakat.
"Bahkan saking pentingnya, kata zakat disebut 83 kali di dalam Al-Qur'an dan disandingkan dengan perintah salat," ujar Shabirin kepada bimasislam, Jumat (2/9/2022).
Shabirin mengatakan, zakat mempunyai dimensi sosial yang sangat luas, yakni menyangkut aspek religi, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
"Dengan zakat, masyarakat dapat terhindar dari kejahatan dan keburukan yang ditimbulkan akibat masalah ekonomi. Karena dalam harta kita, terdapat 2,5% hak mustahik," lanjutnya.
Dengan adanya UPZ, lanjut Shabirin, dapat membantu BAZNAS dalam pengumpulan dana zakat di Kabupaten Mempawah agar dapat diketahui secara jelas.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



