Kendari, Bimas Islam -- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Kendari menggelar pembinaan zakat dan wakaf kepada Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh Agama Islam PNS dan non-PNS, serta operator di Aula KUA Puwatu, Rabu (14/9/2022).
Kepala Kankemenag Kota Kendari, Lalan Jaya mengatakan, program revitalisasi KUA yang digagas Gus Menag kini tidak lagi sekadar tempat pendaftaran dan pencatatan peristiwa nikah, namun menjadi pusat informasi keagamaan bagi masyarakat.
"Salah satunya adalah pelayanan Akta Ikrar Wakaf (AIW). Aset wakaf harus dimanfaatkan secara produktif sehingga dapat digunakan untuk pengembangan ekonomi umat," ujar Lalan.
Lalan menjelaskan, saat ini Kemenag sedang menggencarkan program Inkubasi Wakaf Produktif. Program ini, lanjutnya, merupakan upaya untuk mengembangkan aset wakaf agar mempunyai nilai ekonomis.
"Para Penyuluh Agama Islam diharapkan mampu mengedukasi nazir agar dapat mengelola aset wakaf secara produktif untuk kemaslahatan umat," pungkasnya.
Sebagai informasi, Kemenag melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf telah menjalankan program Inkubasi Wakaf Produktif. Program ini merupakan bantuan stimulus senilai 100 juta rupiah kepada 14 nazir di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan aset wakaf agar lebih produktif.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



