Minahasa, Bimas Islam --- Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa menggelar kegiatan Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan yang digelar secara virtual itu diikuti 40 Penyuluh Agama non-PNS se-Kabupaten Minahasa.
Kegiatan pembinaan Penyuluh yang digelar Seksi Bimas Islam Kankemenag Minahasa tersebut dibuka oleh Kakankemenag Sonya Mongkau.
"Moderasi beragama adalah cara pandang terkait proses memahami dan mengamalkan ajaran agama, sehingga selalu dalam jalur moderat dalam melaksanakannya," kata Sonya dalam sambutannya, Selasa (10/8/2021).
Penyuluh, sambung Sonya, mempunyai peran yang sangat strategis dalam menyampaikan pesan moderasi beragama. Sonya menambahkan, Penyuluh juga berperan penting dalam menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat.
"Penyuluh Agama juga diharapkan mampu menjadi penyambung lidah Kementerian Agama," ujar Sonya.
Dalam kegiatan itu, Seksi Bimas Islam Kankemenag Minahasa turut mengundang Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulut, Syaban Mauluddin menjadi narasumber. Mauluddin menyampaikan, moderasi beragama merupakan cara pandang, sikap, dan perilaku yang selalu berada di tengah.
"Mengambil posisi di tengah-tengah, selalu bertindak adil, berimbang, dan tidak ekstrem dalam beragama. Dan peran moderasi beragama dalam kehidupan manusia menjadi perekat sosial, pemberi arti kehidupan, sumber nilai dan etika, kontrol sosial, dan pemberi dukungan psikologis," kata Mauluddin.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



