Pekanbaru, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Pekanbaru menggandeng Majelis Dakwah Islamiyyah (MDI) Pekanbaru untuk meningkatkan literasi wakaf di tengah masyarakat.
Hal itu dikatakan Kepala Pelaksana Zakat Wakaf (PZW) Kankemenag Kota Pekanbaru, Haryati saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Senin (08/03).
"MDI adalah organisasi pendakwah terbesar. Mereka sudah merambah ke seluruh masjid di Pekanbaru. Jadi kami menggandengnya dengan maksud supaya pesan wakaf bisa sampai ke masyarakat," urainya.
Haryati mengatakan masalah utama wakaf kurang berkembang karena masyarakat banyak yang tidak paham. Berbeda dengan zakat yang sudah dipelajari sejak zaman sekolah, sehingga tingkat literasi zakat berbeda dengan wakaf.
“Selain program literasi via zoom, kami akan memberikan literasi wakaf melalui khutbah-khutbah Jumat yang diberikan dai MDI,” ujarnya.
Dia menjelaskan program literasi wakaf melalui khutbah Jumat akan diberikan satu Jumat setiap bulannya.
“Salat Jumat adalah cara yang tepat mencerahkan masyarakat. Karena semua kalangan berkumpul di satu tempat,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



