Maumere, Bimas Islam -- Sebagai upaya memperkuat ketahanan negara dalam menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas, Kankemenag Sikka menggelar kegiatan pencegahan stunting bertajuk 'Cegah Stunting dengan Protein Hewani', Rabu (22/2/2023) di Aula Hotel Capa, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Narasumber dalam acara tersebut merupakan anggota Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), di antaranya Kabid Keluarga Berencana dan Ketahanan Kesejahteraan Keluarga Agustina M.H Carwayu dan Analis Obat dan Alat Kontrasepsi Silvia Elvriyansi. Turut menjadi narasumber Fasilitator Kesehatan Reproduksi/Dinkes Kabupaten Sikka Yuana S.D Lutek.
Kakankemenag Sikka Yosef menyampaikan, pencegahan stunting merupakan tanggung jawab seluruh stakeholder. Ia juga mengatakan, tolak ukur penurunan angka stunting Kabupaten Sikka tergantung dari Kepala KUA, para Penyuluh, dan Penghulu, karena mereka merupakan kepanjangan tangan pemerintah.
Ia mengatakan, kegiatan bimbingan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman terkait stunting dan cara mengatasinya.
“Kita berhimpun hari ini untuk mengetahui dari dekat seperti apa stunting dan bagaimana cara mengatasi stunting,” ujarnya.
Dikatakannya, generasi bangsa yang berkualitas adalah pondasi ketahanan negara. Karenanya, pola asuh keluarga dan pola hidup sehat sangat penting bagi pemenuhan gizi pada anak.
“Mari kita sama-sama meningkatkan pemahaman tentang pola asuh keluarga dan pola hidup sehat agar terpenuhi gizi seimbang pada anak. Anak sehat, keluarga bahagia,” pungkasnya
Msk/Mr



