Gorontalo, Bimas Islam -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Gorontalo menggelar Kelas Literasi Zakat dan Wakaf tahun 2023, Jumat (5/5). Kegiatan itu diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas di Gorontalo.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan literasi generasi muda mengenai zakat dan wakaf sebagai instrumen penting dalam perekonomian syariah.
Kepala Kanwil Kemenag Gorontalo, Muflih B. Fattah mengatakan, anak muda harus menjadi pelopor dalam menyosialisasikan pentingnya zakat dan wakaf dalam pengembangan ekonomi umat.
“Saya selaku Kakanwil sangat berharap kepada para generasi pelanjut (mahasiswa), kiranya bisa menjadi delegasi untuk memberi sosialisasi, dan semakin intens memberikan literasi sekaligus edukasi kepada masyarakat, tentang penting dan manfaat zakat wakaf bagi kesejahteraan bangsa dan negara,” ucapnya.
Ia juga berharap, para mahasiswa dapat menjadi influencer untuk mengedukasi masyarakat mengenai zakat dan wakaf.
“Kami yakin, mahasiswa sebagai speaker sekaligus influencer, mampu memberi pemahaman penuh dan utuh terkait zakat wakaf pada segenap rakyat Indonesia, khususnya warga Gorontalo,” ujarnya.
Kelas Literasi Zakat dan Wakaf tahun ini diikuti sebanyak 55 mahasiswa. Kegiatan ini juga dihadiri Sub Koordinator Bina Zakat dan Wakaf Bidang Bimas Islam, Maryam Hamid, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, Ketua Perwakilan Badan Wakaf Provinsi Gorontalo dan Kepala Bidang Bimas Islam, Asrul Lasapa beserta jajaran.
Fn/Mr



