Tanjung Selor, Bimas Islam -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, Saifi memaparkan, pihaknya telah membentuk Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Hal itu diungkapkannya, Minggu (7/5/2023) kepada Tim Bimas Islam.
“Pemberdayaan masjid saat ini harus lebih nyata. Terlebih, masjid tidak sekadar difungsikan sebagai pusat ibadah umat Islam, tapi juga memberi dampak pada kesejahteraan umat. Karenanya, perlu penguatan pembinaan terhadap pengurus agar BKM bisa berjalan dengan baik,” paparnya.
“Karena kita telah bentuk BKM tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, maka yang kita harap tentunya penguatan program,” ungkap Saifi.
Menurut Saifi, dalam kepengurusannya, BKM akan diisi pengurus yang profesional, yakni para alim ulama, birokrat, hingga pelaku usaha. Ia berharap, semua pihak berkontribusi dalam pemberdayaan masjid yang akan bermuara pada kesejahteraan umat.
“Kita tidak bisa menutup mata bahwa keberadaan masjid sangat vital dalam kehidupan sosial, khususnya di Kalimantan Utara ini. Mari kita ramaikan masjid dan kita fungsikan untuk kepentingan umat,” ulasnya.
“Di sinilah manajemen masjid harus kita kelola dengan baik. Misalnya, menghimpun dana umat. Selain untuk keperluan masjid, juga bagaimana bisa bermanfaat untuk ekonomi umat,” tambah Saifi.
Terakhir, Saifi menegaskan, dirinya akan mengawal program ini sebagai tindak lanjut usai menghadiri Launching dan Pelantikan BKM Pusat di Jakarta pada 3 Mei lalu.
Wcp/Mr



