Palangkaraya, Bimas Islam -- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah melalui Seksi Bimas Islam menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penghulu dan Focus Group Discussion (FGD) Isu-isu Kepenghuluan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangkaraya, Kamis-Sabtu (4-6/5/2023).
Kakanwil Kemenag Kalteng, Noor Fahmi dalam sambutannya menjelaskan, para penghulu harus terus meningkatkan kompetensinya.
“Penghulu ini berperan dari layanan sebelum lahir hingga kematian. Ini sangat luar biasa perannya, saya harap terus ditingkatkan kompetensinya,” terangnya, Kamis (4/5/2023).
Noor Fahmi juga meminta para penghulu untuk lebih kreatif dan inovatif, mengingat zaman yang terus berkembang.
“Lakukan gerakan proaktif bimbingan perkawinan bagi remaja, pelajar/mahasiswa, calon pengantin dan pendampingan keluarga muslim. Berikan layanan konseling dan konsultasi pranikah dan keluarga samawa, serta evaluasi dan monitoring terkait perkawinan dan kepenghuluan jika terdapat sesuatu yang keliru dalam menjalankannya,” ulas Noor Fahmi.
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Isnaini menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan kinerja para penghulu dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, kegiatan ini bisa menambah wawasan para penghulu. Di samping itu, para penghulu juga dapat membahas program dan rencana strategis ke depan dalam meningkatkan layanan.
Kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penghulu dan FGD Isu-isu Kepenghuluan tersebut menghadirkan narasumber dari instansi pemerintah terkait, forum organisasi keagamaan/masyarakat atau tenaga profesional lokal/daerah, serta dari Kanwil Kemenag Kalteng sebagai leading sektor. Kegiatan ini diikuti Penghulu Fungsional kabupaten/kota se-kalimantan Tengah.
Wcp/Mr



