Yogyakarta, Bimas Islam -- Kanwil Kemenag Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan proses tukar guling (ruislag) terhadap 8 lokasi tanah wakaf sedang berjalan. Kedelapan tanah wakaf tersebut terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan tol Yogyakarta-Bawen.
"Lokasi 8 titik tanah wakaf berada di Kecamatan Seyegan dan Mlati. Ada yang berupa lahan kosong, ada juga yang sudah ada bangunan masjid dan madrasah," terang Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag DIY, Sigit Warsito, Senin (24/10/2022).
Sigit menjelaskan, untuk proses ruislag harus diganti sesuai bentuk dan nilai dari aset wakaf sebelumnya. Ia mengatakan, sebagian dari aset wakaf tersebut sudah menemukan penggantinya.
"Prinsipnya, lahan diganti lahan, bangunan diganti bangunan. Nilainya juga harus sesuai dengan aset wakaf sebelum terkena PSN," lanjutnya.
Ia berharap, proses ruislag yang sedang berproses dapat berjalan baik. Menurutnya, aset wakaf merupakan harta benda umat yang harus dijaga.
"Karena aset wakaf ini merupakan amanat yang telah diserahkan oleh wakif untuk kemaslahatan umat, sehingga harus benar-benar dijaga dengan baik," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



