Jakarta, Bimas Islam --- Rangkaian kegiatan orientasi program pemberdayaan ekonomi umat di Kantor Urusan Agama (KUA) Duren Sawit, Jakarta Timur resmi ditutup. Acara yang berlangsung sejak Selasa hingga Kamis, 5-7 Oktober 2021 ini ditutup dengan penandatanganan komitmen dari para penerima pendampingan dalam program pemberdayaan ekonomi umat.
Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Saiful Amri mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi umat melalui pemanfaatan zakat. Ia memaparkan, hal tersebut sudah dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika membangun Madinah.
"Praktik upeti yang dilakukan pada zaman jahiliyah untuk dinikmati sanak keluarga raja, kemudian diperbarui oleh Rasulullah SAW untuk menggerakkan ekonomi umat yang disebut zakat," ujar Saiful saat menutup kegiatan di Aula KUA Duren Sawit, Kamis (7/10/2021).
Saiful menyatakan, pemanfaatan zakat sesungguhnya bukan hanya sekadar memberi bantuan kepada mustahik untuk meringankan beban mereka, namun harus dibimbing agar kelak mereka yang akan menjadi muzaki.
"Jika saat ini bapak ibu yang menerima bantuan, insyaallah 10 tahun mendatang bapak ibu yang akan menjadi donaturnya," imbuhnya.
Penutupan kegiatan orientasi program pemberdayaan ekonomi umat ini turut dihadiri oleh Kasubdit Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat Wakaf Ditzawa, Wida Sukmawati, Kepala Kankemenag Jakarta Timur, Zulkarnain, Kasi Bimas Islam Kankemenag Jakarta Timur, Luqman HT, dan Kepala KUA Duren Sawit, Maskur.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



