Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) melalui Kepala Bidang (Kabid) Penerangan Agama Islam, Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penaiszawa), Saiful Amri menyampaikan pentingnya konten islami sebagai pembentuk karakter generasi milenial. Pihaknya menyampaikan hal ini saat membuka secara resmi Kompetisi Film Pendek Animasi Islami Tingkat Provinsi DKI Jakarta, Jumat (6/8/21).
"Gagasan kompetisi film animasi islami ini sangat penting karena berperan dalam membentuk karakter generasi muda atau yang sering disebut generasi milenial," ujar Saiful di Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Jakarta, Jumat (6/8/21).
Dalam kegiatan yang dihelat dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat ini, Saiful juga menyampaikan pentingnya edukasi seni dan budaya sebagai penguat bangsa. Katanya, hancurnya suatu bangsa dimulai dari pemutusan akses antargenerasi.
"Salah satu skenario menghancurkan suatu bangsa dengan menghilangkan sejarah agar tidak bisa diteladani generasi setelahnya. Karenanya, konten film sejarah yang mengekspos sejarah pahlawan dalam berbagai kemasan sangat penting ditampilkan," tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag, Sayyid Alwi Fahmi. Sayyid memberikan arahan kepada peserta yang sebagian besar hadir secara daring.
Sementara itu, Kepala Seksi Siaran Keagamaan Islam, Nur Kumala Dewi yang hadir secara luring menjelaskan, kompetisi ini melibatkan sejumlah pakar dan praktisi media.
"Kemenag menggandeng akademisi, budayawan, praktisi dan pakar media, dan komunitas terkait. Untuk Provinsi DKI Jakarta ini, salah satu jurinya berasal dari Jak TV. Acaranya juga disiarkan di Jak TV," ungkapnya.
Para juara pada Kompetisi Film Pendek Animasi Islami Tingkat Provinsi DKI Jakarta berhak mendapatkan tropi dan uang pembinaan. Kompetisi diikuti 8 peserta perorangan atau kelompok.
"Setiap juara mendapatkan trofi dan uang pembinaan. Juara 1 uang pembinaan senilai 8 juta rupiah, juara 2 senilai 6 juta rupiah, juara 3 senilai 5 juta rupiah, dan masing-masing juara harapan senilai 3 juta rupiah," kata Kepala Seksi Seni Budaya Islam, Musabaqah Tilawah Al-Qur'an dan Al-Hadis Kanwil Kemenag DKI, Imam Syafeie.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



