Gorontalo, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Kampanye Nasional Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf, Selasa (7/6/2022). Kegiatan ini diikuti sebanyak 100 peserta dari jajaran Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten, MUI, BAZNAS, BWI, Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam, perwakilan Ormas Islam, pengurus nazir, dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Sulaeman Tongkono mengingatkan, perkembangan dakwah umat Islam pada masa awal Rasulullah SAW ditopang oleh dana zakat dan wakaf hingga dapat berkembang pesat.
"Zakat dan wakaf merupakan kunci keberhasilan perjuangan umat Islam sejak awal. Kita harus terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan wakaf," ujar Sulaeman.
Sulaeman meyakini, apabila kesadaran umat Islam untuk menunaikan zakat dan berwakaf semakin tinggi, maka angka kemiskinan di Indonesia akan semakin berkurang dan kesejahteraan akan terwujud.
"Kampanye literasi zakat dan wakaf ini perlu kita gencarkan kembali, agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat luas," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Gorontalo, Hamdan Ladiku mengapresiasi kegiatan Kampanye Nasional Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk sosialisasi wakaf uang yang masih belum diketahui masyarakat.
"Sebagian besar masyarakat masih asing dengan wakaf uang. Melalui kegiatan ini, semoga pengetahuan masyarakat tentang wakaf uang ini semakin meningkat," ujarnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



