Bandung Barat, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat mengajak penerima manfaat program KUA Percontohan Ekonomi Umat berinovasi dalam mengembangkan usahanya.
Hal ini disampaikan Analis Kebijakan pada Seksi Zakat dan Wakaf Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, M. Rifa'i pada kegiatan Workshop Orientasi Pemberdayaan Ekonomi Umat KUA Kecamatan Cipeundeuy, Rabu (25/5/2022).
Rifa'i mengatakan, strategi pemasaran mempunyai peranan penting dalam mengembangkan usaha untuk menarik minat pelanggan. Untuk itu, ia menekankan pentingnya branding atas produk yang dijual.
"Misalnya, ada usaha pengolahan telur asin memakai nama 'Telur Asin Cinta Langit', atau hal-hal unik lain yang membuat konsumen melirik produk kita," ujar Rifa'i.
Rifa'i menyampaikan, selain melakukan branding, penerima manfaat perlu melakukan riset tentang keinginan masyarakat terhadap produk yang mereka jual.
"Setelah mereka membeli produk, perlu ditanyakan pendapatnya, apakah sudah puas dengan produk tersebut atau ada saran terhadap perbaikan kualitasnya," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



