Bandung Barat, Bimas Islam --- Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat mengajak penerima manfaat program KUA Percontohan Ekonomi Umat berinovasi dalam mengembangkan usahanya.
Hal ini disampaikan Analis Kebijakan pada Seksi Zakat dan Wakaf Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, M. Rifa'i pada kegiatan Workshop Orientasi Pemberdayaan Ekonomi Umat KUA Kecamatan Cipeundeuy, Rabu (25/5/2022).
Rifa'i mengatakan, strategi pemasaran mempunyai peranan penting dalam mengembangkan usaha untuk menarik minat pelanggan. Untuk itu, ia menekankan pentingnya branding atas produk yang dijual.
"Misalnya, ada usaha pengolahan telur asin memakai nama 'Telur Asin Cinta Langit', atau hal-hal unik lain yang membuat konsumen melirik produk kita," ujar Rifa'i.
Rifa'i menyampaikan, selain melakukan branding, penerima manfaat perlu melakukan riset tentang keinginan masyarakat terhadap produk yang mereka jual.
"Setelah mereka membeli produk, perlu ditanyakan pendapatnya, apakah sudah puas dengan produk tersebut atau ada saran terhadap perbaikan kualitasnya," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



