Kupang, Bimas Islam --- Kabid Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Nusa Tenggara Timur (NTT), Husen Anwar berharap, Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) menjadi sarana lahirnya film berkualitas untuk mensyiarkan Moderasi Beragama. Hal ini disampaikan Husen dalam Penutupan KFPI Tingkat Provinsi NTT di Asrama Haji, Kota Kupang, Jumat (10/6/22).
"Film pendek bisa menjadi alternatif strategi syiar Islam dan sangat pas untuk mensyiarkan Moderasi Beragama. Kegiatan ini sangat strategis dan perlu mendapatkan perhatian lebih serius," ungkap Husen.
Di hadapan Wakil Ketua Dewan Juri Nasional KFPI Tahun 2022, Ngatawi Al-Zastrouw, Husen berharap adanya bimbingan teknis atau workshop perfilman. Menurutnya, bimbingan teknis tepat dilaksanakan untuk mewadahi antusiasme masyarakat yang mulai bergeliat terkait dunia perfilman.
"Kami di wilayah berharap adanya bimbingan teknis, orientasi, atau pelatihan khusus untuk mengembangkan potensi pemuda, mahasiswa, pelajar, dan milenial dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital di bidang perfilman," harapnya.
Husen menjelaskan, NTT memiliki potensi ide, gagasan, dan alur cerita menarik dan unik tentang perkembangan Islam dan Moderasi Beragama. Jika dikemas dalam bentuk film, katanya, potensi ini akan lebih mudah disampaikan di dunia global.
"Banyak ide, gagasan, dan cerita yang bisa digali di NTT. Saya yakin akan banyak film pendek yang menarik untuk menceritakan kekayaan Islam dan keberagamaan di Indonesia bagian selatan," terangnya.
Para pemenang pada KFPI NTT sebagaimana diumumkan Ketua Dewan Juri, Mustafa Abdurrahman adalah:
Juara 1: Al-Qur'an Penerang Hati karya Abubakar Arfat Akbar,
Juara 2: Hikmah di Balik Cadar dan Syariat karya Abubakar Arfat Akbar,
Juara 3: Hijabku karya Fauzi Rahmawati,
Harapan 1: Al-Qur'an Pembawa Syafaat karya Esty Novitarini,
Harapan 2: Fastabiqul Khoirot karya Siti Khalifah,
Harapan 3: Tobatnya Anak Durhaka karya Hanafi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



