Bantaeng, Bimas Islam -- Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, Wahyuddin Hakim akan membangun citra masjid sebagai pusat syiar Islam, tidak hanya dikenal sebagai tempat beribadah. Menurutnya, masjid juga dapat menjadi wadah peningkatan intelektual.
Hal itu ia sampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemasjidan, yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin (10/4/2023).
Wahyuddin mengaku akan mengomandoi program Masjid Pelopor Moderasi Beragama yang telah dicanangkan Kemenag. Ia menyebut, pihaknya akan menggandeng para pengurus masjid untuk terlibat.
“Dalam upaya penguatan moderasi beragama, saya bersama dengan Kementerian Agama telah mencanangkan program Masjid Pelopor Moderasi Beragama. Karenanya, diharapkan pengurus masjid dapat menjadi pionir dalam pengarusutamaan moderasi beragama," jelasnya.
Terakhir, ia mengajak para pengurus masjid untuk lebih profesional, ramah dan toleran dalam mengelola masjid, serta memiliki semangat untuk memakmurkan masjid.
Ketua Tim Kemasjidan, Hisab Rukyat, dan Bina Syariah Bidang Urais, Muhammad Nur menjelaskan, kegiatan Peningkatan Kompetensi SDM Kemasjidan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM masjid agar profesional, amanah, berwawasan tinggi, dan moderat. Ia mengatakan, masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat peribadatan, tetapi juga menjadi sarana pembangunan umat.
Ba/Mr



