Manokwari, Bimas Islam --- Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat Aziz Hegemur mengatakan, saat ini fokus program zakat di Kanwil adalah menjalankan program kampung zakat untuk desa tertinggal.
“Program zakat masih fokus menggarap desa tertinggal amanah dari pusat melalui program kampung zakat,” katanya di Manokwari saat dihubungi via pesan Whatsapp, Jumat (23/7).
Aziz mengatakan, program yang sudah berjalan 3 tahun berada di Desa Harapan Jaya, Distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat telah mengalami kemajuan.
“Program air bersih di pesisir pantai, bantuan buku, dan seragam sekolah adalah program bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Aziz mengatakan untuk program wakaf, fokus menyosialisasikan pentingnya wakaf produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami turun ke lapangan mengedukasi masyarakat tentang wakaf tidak sebatas masjid, pemakaman, dan sekolahan. Bisa juga untuk lahan produktif,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



