Jakarta, bimasislam—Karya tulis terbaik dalam Musabaqah Baca Kitab (MBK) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) bagi Penghulu Tingkat Nasional Tahun 2017 yang telah diuji dan ditetapkan oleh dewan juri sebagai pemenang akan dipublikasikan dalam bentuk buku dan dimuat dalam jurnal Bimas Islam.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, dihadapan Menteri Agama dan peserta pada acara Penganugerahan Pemenang Musabaqah Baca Kitab dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional Tahun 2017, Rabu (1/11/2017) di Auditorium KH. HM. Rasjidi Gedung Kementerian Agama, Jalan MH. Thamrin Jakarta.
"Kami mengapresiasi atas partisipasi seluruh peserta musabaqah baca kitab yang telah menampilkan kemampuan dalam membaca kitab kuning dan kepada peserta lomba karya tulis ilmiah yang telah mempresentasikan karya tulisnya di hadapan dewan juri," ujarnya.
Dirjen mengatakan, kepada mereka yang menjadi pemenang dan yang belum beruntung menjadi pemenang akan diberikan penghargaan dan hadiah berupa uang pembinaan sesuai dengan ketentuan.
Terkait tugas dan fungsi penghulu, lebih jauh Dirjen menjelaskan, penghulu dituntut untuk memiliki kecakapan intelektual dan kemampuan teknis yang mumpuni. Dalam melaksanakan tugasnya, penghulu dituntut memiliki kemampuan sebagai seorang administrator. “Sementara pada sisi yang lain penghulu adalah tokoh masyarakat dan pemuka agama di tingkat kecamatan,” katanya.
Sebagai tokoh dan pemuka agama, tambahnya, penghulu menjadi rujukan atas berbagai persoalan yang muncul di masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu penghulu harus memiliki wawasan yang luas dan peka terhadap berbagai permasalahan umat di wilayahnya.
"Nah, guna menumbuhkan motivasi dalam mendalami kitab kuning dan mendorong budaya menulis bagi penghulu, kami memandang kegiatan musabaqah baca kitab dan lomba karya tulis ilmiah bagi penghulu ini memiliki peran yang penting dan strategis," demikian Dirjen.
Karya tulis terbaik akan dimuat dalam Jurnal Bimas Islam yang merupakan media karya tulis ilmiah di lingkungan Ditjen Bimas Islam. Jurnal tersebut telah mendapat akreditasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2016 dengan nomor akreditasi 737/Akred/P2MI-LIPI/04/2016 .
(Insan-sigit/bimasislam).
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



