Banyuwangi, Bimas Islam -- Kasi Bimas Islam sekaligus ketua Pokja KUA Revitalisasi, Mastur menyampaikan, sebelas KUA Revitalisasi di Banyuwangi memberi spirit perubahan layanan ke arah yang lebih baik.
Hal itu disampaikannya dalam acara Rakor Pokja Revitalisasi KUA Kecamatan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi di Aula Atas Kantor Kemenag Banyuwangi, Rabu (14/06/2023).
“Para Kepala KUA Revitalisasi berbagi inovasi di masing-masing KUA,” jelasnya.
Ia berharap, layanan yang ditampilkan pada display dapat diseragamkan, sehingga KUA yang kurang menguasai di bidang teknologi, dapat terbantu.
"Keterbatasan SDM harus kita sikapi dengan kerja sama antar-KUA," katanya.
Mastur juga menyinggung data keagamaan. Ia berharap, semua tempat ibadah bisa masuk ke aplikasi SIMAS, begitu pun dengan data majelis taklim, agar semua mempunyai Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Majelis Taklim.
Dalam kesempatan itu, Mastur juga meminta para Kepala KUA dapat menyosialisasikan PUSAKA sebagai aplikasi lengkap dari Kementerian Agama.
Sementara itu, Sekretaris Pokja Revitalisasi, Syafaat menyampaikan, digitalisasi layanan sangat penting, begitu pun dengan penyampaian informasi kepada masyarakat.
"Kita dapat memanfaatkan media online untuk penyampaian informasi kepada masyarakat," ungkapnya.
Dalam Rakor Pokja KUA Revitalisasi, juga terdapat pranata komputer dan pranata Humas pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi yang diharapkan dapat membantu pelaksanaan Revitalisasi KUA.
Ba/Mr



