Kendari, Bimas Islam -- Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas Islam) Kementerian Agama Kota Kendari, Marwijid memberi materi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di tiga KUA Kota Kendari, bertempat di KUA Abeli, Rabu (3/5/2023).
Marwijid dalam paparannya menegaskan, kegiatan Bimwin digelar sebagai upaya pemerintah dalam menekan angka perceraian.
“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah. Untuk itu, kita terus upayakan secara maksimal agar bisa meminimalisasi maraknya perceraian dewasa ini,” tandasnya.
Mengutip hasil penelitian IAIN Kendari, Marwijid menjelaskan, terdapat tiga penyebab maraknya perceraian di Kota Kendari.
“Terdapat tiga penyebab utama perceraian, yaitu minimnya pengetahuan perihal membina rumah tangga, mengikuti gaya hidup glamor, dan faktor ekonomi,” tuturnya.
Marwijid juga menambahkan, kegiatan Bimwin ini merupakan sumber informasi awal bagi Catin bahwa persoalan rumah tangga sangat kompleks, sehingga diperlukan penyelesaian yang baik.
“Membina keluarga itu tidak hanya didasarkan pada cinta semata, namun perlu kasih sayang, pengertian, konsultasi silang antarorang tua apabila terjadi masalah yang sulit dipecahkan,” tambah Marwijid.
Kegiatan Bimwin ini juga dihadiri Kepala KUA Kendari, KUA Abeli, dan KUA Poasia.
Wcp/Mr



