Jakarta, Bimas Islam -- Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama, Agus Suryo Suripto berpesan kepada para remaja untuk menggali potensi diri.
Hal tersebut ia sampaikan saat ditemui wartawan Bimas Islam di sela kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Kamis (18/5/23) di Jakarta.
Menurutnya, BRUS digelar untuk menumbuhkan kemampuan mengelola diri pada remaja, sehingga timbul kesadaran mengenai potensi besar yang dimilikinya.
"Kita ingin menumbuhkan self awareness (kesadaran mengelola diri sendiri). Ini penting sekali kita berikan kepada remaja-remaja usia sekolah, karena mereka sedang mencari jati diri," ujarnya.
"Ketika mereka diberi bekal kemampuan mengelola diri, akan timbul kesadaran bahwa potensi yang ada pada dirinya sangat besar," sambungnya.
Suryo melanjutkan, jika para remaja sudah bisa mengelola diri dan mengetahui potensi yang dimilikinya, mereka akan mampu menjaga diri dari pergaulan bebas dan hal-hal yang merusak diri, kemudian fokus pada pendidikan dan meraih cita-cita.
Ia menambahkan, BRUS hadir untuk memberi pemahaman kepada para remaja agar lebih memahami risiko nikah muda. Ia berpesan, pernikahan harus dilakukan di usia yang matang. "Remaja harus memiliki kesadaran untuk tidak menikah di usia muda, tetapi di usia matang," pungkasnya.
Msk/Mr



