Jakarta, Bimas Islam -- Kasubdit Bina Kepenghuluan, Ditjen Bimas Islam, Kemenag, Anwar berpesan kepada para pegawai KUA agar menjalankan pelayanan terbaik demi mewujudkan ketahanan keluarga. Hal tersebut disampaikan secara Daring dalam program Sapa KUA yang disiarkan di kanal YouTube KUA Kita, Rabu (13/4/2023).
Ia menjelaskan, indikasi keberhasilan layanan bimbingan yaitu turunnya angka perceraian. Hal tersebut dapat diwujudkan jika layanan dan materi bimbingan memiliki kualitas yang baik.
“Indikasi keberhasilan kita membimbing mereka di KUA adalah terjadinya penurunan angka perceraian. Angka perceraian saat ini sekitar 516.000 pada tahun 2022, tahun 2021 ada sekitar 515.515, naik 1.400an,” ujarnya.
“Jadi kalau semakin baik layanan di KUA, semakin baik pembinaan KUA-nya, semakin berkuranglah mereka yang bercerai. Itu juga bagian dari keberhasilan bimbingan dan pembinaan di KUA,” lanjutnya.
Ia mengatakan, seluruh SDM KUA berkepentingan untuk saling memberi arahan dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan secara optimal.
Kerja sama tim dibutuhkan dalam memberi pelayanan publik, sehingga tercapai citra pelayanan yang bersih melayani dan bebas dari korupsi. Menurutnya, yang terpenting dari pembinaan keluarga yaitu terbentuknya keluarga yang berkualitas, sakinah mawadah, warahmah.
Fn/Mr



