NTB, bimasislam – Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Kementerian Agama Siti Nur Azizah menyampaikan tentang pembinaan Islam wasathiyah bagi generasi milenial di era keterbukaan (4.0).
“Perubahan dunia informasi dan telekomunikasi yang sangat drastis (lebih canggih) kepada generasi milenial mulai kita rasakan dari cara berkomunikasi, berbagai kemudahan akses terhadap informasi sampai cara kita berfikir dan respon kita terhadap permasalahan yang ada, dan inilah tantangan generasi milenial dalam moderasi Islam,” demikian itu yang disampaikan Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik.
Menurutnya, generasi muda suatu umat atau bangsa menjadi tolak ukur terhadap nasib masa depan dari umat atau bangsa tersebut. “Jika ingin melihat kekuatan dan ketahanan suatu umat dan bangsa, maka lihatlah dari kualitas generasi muda yang mereka miliki. Jika generasi muda mereka baik, maka pastilah kekuatan mereka juga baik dan sulit dipengaruhi oleh ideologi/pemahaman dan pemikiran bangsa dan umat lainnya. Namun sebaliknya, jika generasi muda suatu bangsa atau umat buruk, maka dapat dipastikan mereka sangat rentan dengan kehancuran dan mudah untuk dipengaruhi oleh ideologi/pemahaman dan pemikiran bangsa dan umat lain,” katanya.
Dalam kesempatan kali ini putri K. H. Ma’ruf Amin ini pun memberikan penjelasan tentang implementasi nilai-nilai wasathiyah bagi generasi milenial. “Ada beberapa implementasi nilai-nilai Islam wasathiyah bagi generasi milenial, yaitu: generasi muda millennial perlu memperluas wawasan diri dan keterampilan bidang teknologi IT, ditanamkan unsur-unsur kemaslahatan teknologi IT, mendorong untuk memberdayakan dan memanfaatkan digitalisasi sebagai sarana penyebaran pemikiran-pemikiran yang Islam moderat, perlu melakukan riset tentang generasi millennial dalam memanfaatkan teknologi IT, memberdayakan generasi millennial agar menjadi duta-duta penyebaran Islam wasathiyah melalui teknolgi IT, perlu dilakukan riset bersama tentang pemikiran dan perilaku Islam wasathiyah dikalangan generasi millennial,” tutupnya.
Workshop Bina Moderasi Islam yang diselenggarakan oleh Subdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik bertempat di Mataram, NTB. Dan digelar selama tiga hari pada tanggal 17 sampai 19 Juni 2019.
Penulis: Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik
Editor: nhkurniawan
Foto: Bimas Islam



