Mataram, Bimas Islam -- Mataram Nusa Tenggara Barat menjadi kota ketiga atau terakhir dalam pelaksanaan Audisi Qari Cilik Season 2 SCTV. Rijal Ahmad Rangkuty selaku Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an dan Al-Hadits Ditjen Bimas Islam Kemenag membuka acara dan menyampaikan harapannya.
Ia berharap, acara ini dapat mengisi ruang tontonan dan tuntunan bagi masyarakat di Bulan Ramadan, khususnya menjadi ruang pendidikan bagi keluarga untuk memperdalam pengetahuan mengenai al-Qur’an.
“Audisi Qari Cilik Season 2 SCTV ini bisa mengisi ruang di media. Berharap program ini akan menjadi tontonan dan sekaligus menjadi tuntunan masyarakat, serta menjadi sebuah alternatif pilihan pada seluruh masyarakat kita dalam mengisi Bulan Suci Ramadan,” harap Rijal di Auditorium UIN Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/3/2023).
Selain itu, ia juga berharap, acara ini dapat menjadi ibadah dan amal baik bagi penonton di seluruh Indonesia, serta menumbuhkan kecintaan terhadap al-Qur’an. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi buta aksara al-Qur’an.
“Bagimana tontonan ini menjadi ibadah, bisa menjadi amal baik bagi seluruh pemirsa di seluruh Indonesia. Tentu (kita) berharap pada akhirnya akan lahir masyarakat yang semakin mencintai al-Qur’an, bertambah keingintahuan tentang al-Qur’an, dan timbul keinginan untuk memahami Al-Qur’an. Pada akhirnya kita berharap buta askara Al-Qur’an di masyarakat semakin tertekan angkanya,” pesan Rijal.
“Kita berharap ke depan masyarakat Muslim semakin mampu membaca dan menulis al-Qur’an yang terimplikasi pada seluruh aktifitas masyarakat Muslim Indonesia di kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Audisi Qari Cilik Season 2 pada awalnya menyediakan 50 kuota pendaftaran, namun pihak SCTV mengakomodir dan memberi kesempatan dengan memperbanyak kuota pendaftaran hingga 74 peserta. Turut hadir dalam acara ini Plt. Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. NTB serta Pemimpin Redaksi SCTV dan LPTQ Prov. NTB.
Fn/Mr



