Jakarta, Bimas Islam -- Kampung Moderasi Beragama (KMB) bukan gerakan seremonial. KMB merupakan gerakan bersama menuju kerukunan antarumat beragama dalam bingkai kebangsaan.
Hal itu disampaikan Kepala Subdirektorat Penyuluh Agama Islam (PAI), Amirullah dalam program OBSESI (Ngobrol se-jam Soal Islam) bertajuk Kampung Moderasi Merawat NKRI yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Bimas Islam, Rabu (12/7/2023).
“Kita tidak senyap dalam gerakan, kita melibatkan seluruh pihak. Gerakan ini tidak seremonial. Gerakan ini adalah gerakan cita-cita hidup rukun, damai, dan tenteram dalam bingkai kebangsaan,” terangnya.
Lebih lanjut Amirullah menyampaikan, KMB membangun ruang diskusi antarumat beragama.
“KMB nantinya akan menjadi sebuah kampung yang gencar menggelar diskusi-diskusi antarumat beragama,” ucapnya.
“Ruang diskusi tersebut akan memperkuat hubungan silaturahmi seluruh elemen masyarakat tanpa melihat agama yang dianutnya,” tambah Amirullah.
Amirullah berharap, KMB menjadi percontohan bagi kampung lainnya dalam menyikapi perbedaan.
“Tuhan memberi anugerah sebuah perbedaan bukan untuk dipermasalahkan, tetapi untuk memaslahatkan,” pintanya.
Wcp/Mr



