Pekanbaru, Bimas Islam -- Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Penyuluh Agama Islam (PAI), Amirulloh mengatakan, para penyuluh harus memiliki sikap moderat dan cinta tanah air.
Hal itu disampaikannya pada kegiatan Capicity Building PAI Riau, Jumat (9/6/23), di Pekanbaru.
Di era teknologi, imbuhnya, hampir setiap orang memiliki media sosial. Menurutnya, masih banyak ditemukan konten-konten yang mengandung ujaran kebencian.
Amir menyebut, PAI berperan penting dalam menangani persoalan tersebut.
"Zaman terus berubah, penyuluh harus meresponsnya dengan tepat. Ketika banyak warga tergoda untuk mudah tergiur pada sensasi berita yang mengandung fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian di media sosial, kita tidak boleh gagap atau mati kutu," ujarnya.
"Apalagi terpancing berbuat yang sama. Paling tidak penyuluh bisa mengoperasikan handphone untuk menyampaikan kebenaran, menunjukkan sikap moderat dengan simpatik, dan melawan sikap permusuhan kepada negara melalui pesan-pesan agama,” imbuhnya.
Msk/Mr



