Pekanbaru, Bimas Islam -- Direktorat Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama, melalui Subdirektorat Penyuluh Agama Islam (PAI) menggelar kegiatan Capacity Building Penyuluh Agama Islam (PAI) di Provinsi Riau bertajuk Upaya Optimalisasi Layanan Revitalisasi KUA di Pekanbaru, Kamis-Sabtu (8-10/6/2023).
Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini diikuti 100 peserta yang terdiri dari Penyuluh PNS dan non-PNS se-Provinsi Riau.
Kepala Subdirektorat PAI, Amirullah memastikan para PAI di Provinsi Riau akan memaksimalkan program Revitalisasi KUA dan moderasi beragama.
“Tidak ada penyuluh yang tidak moderat, tidak ada penyuluh yang intoleran, tidak ada penyuluh yang memusuhi pemerintah, karena penyuluh telah terpenuhi haknya dan dipastikan menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan-pesan pemerintah,” terangnya saat dihubungi wartawan Bimas Islam, Sabtu (10/6/2023).
Lebih lanjut diterangkan Amirullah, penyuluh mesti lihai merespons perkembangan zaman.
“Zaman terus berubah, di dalam perubahan terdapat energi gerak. Energi gerak inilah yang harus dimiliki setiap penyuluh dalam merespons perkembangan zaman. Penyuluh akan terus bergerak menyampaikan pesan-pesan yang benar dan akurat melalui android-nya. Penyuluh terus bergerak menunjukkan sikap moderatnya di tengah masyarakat. Dan, penyuluh terus bergerak melawan sikap intoleran melalui pesan-pesan agama yang menyejukkan,” terangnya.
Diketahui, kegiatan Capacity Building PAI juga diisi beberapa sesi permainan yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, problem solving, dan jiwa kepemimpinan para penyuluh.
Wcp/Mr



