Batang, Bimas Islam --- Pandemi Covid-19 masih terus mengalami kenaikan. Semua elemen bangsa bahu membahu mengatasi efek dari pandemi yang masuk ke Indonesia pada Maret 2020 ini.
Tak terkecuali para Penyuluh Agama Islam. Sebagai garda terdepan Kementerian Agama, Penyuluh Agama terus hadir di tengah masyarakat. Saat pandemi Covid-19 melanda seperti sekarang ini, Penyuluh Agama berada di garis terdepan.
"Iya, saya ikut relawan Covid-19 tingkat Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tiap hari ikut membantu pemakaman jenazah terkonfirmasi Covid-19," ungkap Yasir, Penyuluh Agama Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang melalui keterangan tertulis kepada bimasislam, Senin (12/7/21).
Sebagai Penyuluh Agama, Yasir juga memimpin Salat Jenazah sebelum jenazah dimasukkan ke dalam liang lahad. Yasir juga mengumandangkan azan dan ikamah serta mentalqin jenazah.
"Sebagai manusia pasti merasa lelah ya. Sehari itu pernah 10 jenazah. Selain itu juga merasakan sedih yang mendalam karena jenazah terpapar Covid-19. Apalagi saat melihat keluarganya menangis dari kejauhan," tambahnya.
Namun, Yasir juga merasakan semangat tatkala melakukan perenungan. Menurutnya, wabah Covid-19 ini merupakan ujian dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Merasa semangat saat saya berusaha menyadari dan merenungi bahwa musibah ini datangnya dari Allah Yang Maha Kuasa," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



