Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama RI menerima kedatangan delegasi dari Uni Emirat Arab (UEA) dalam rangka merealisasikan sejumlah rencana kerjasama bilateral antara kedua belah negara, terutama dalam bidang keagamaan.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengapresiasi kedatangan dari delegasi UEA sebagai momentum mempererat tali silaturahmi, serta meningkatkan pemahaman moderasi beragama yang menjadi program utama dari Kemenag.
"Tentu ini sejalan dengan apa yang menjadi road map dari program moderasi beragama di Kemenag yang sudah lama berjalan. Indonesia juga menjadi role model dalam pemahaman Islam yang moderat di dunia internasional," papar Fuad, Kamis (4/3).
Salah satu kerjasama yang dilakukan antara pemerintah Indonesia dan UEA adalah pembangunan Masjid Agung Syekh Zayed di Solo, Jawa Tengah, yang akan dilakukan groundbreaking pada Sabtu (6/3) mendatang.
"Hal ini merupakan bentuk eratnya persahabatan Indonesia dengan sejumlah negara muslim lainnya. Selain itu, ada juga program kerjasama lain seperti pertukaran imam masjid, pelatihan dai, dan sebagainya," imbuhnya.
Delegasi UEA yang dipimpin oleh Otoritas Muslim Urusan Islam dan Wakaf UEA, Mohammed Matar Salim al Kaabi diterima langsung oleh jajaran Kementerian Agama RI yang dipimpin oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



