Jakarta, Bimas Islam --- Guna meningkatkan wawasan masyarakat tentang pentingnya zakat dan wakaf bagi peningkatan kesejahteraan, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf mengadakan kelas literasi yang dilangsungkan secara daring.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengatakan kelas literasi wakaf dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat mengenai zakat dan wakaf, dari hukum sampai manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Selama Tahun 2020, ada 8809 peserta mengikuti kelas literasi zakat wakaf yang dilaksanakan via aplikasi zoom dan youtube,” katanya, Kamis (11/02).
Tarmizi menjelaskan, ribuan peserta itu terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, akademisi, nazhir, pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW), praktisi, pegiat wakaf, penyuluh agama islam (PAI) PNS dan non PNS yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Semoga kelas literasi yang dilaksanakan dapat memberikan pengetahuan baru tentang zakat dan wakaf kepada masyarakat,” tuturnya.
Tarmizi berharap, di tahun 2021 ini, direktorat yang dia pimpin dapat melaksanakan kegiatan serupa dengan menjangkau peserta yang lebih banyak lagi.
“Semoga kelas literasi tahun ini lebih banyak diikuti peserta dibanding tahun 2020,” pungkasnya.
(Tommy)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



