Kulon Progo, Bimas Islam -- Kanwil Kemenag DIY menggelar Sosialisasi Pemetaan Pemberdayaan Zakat, Rabu (7/6/2023) pagi di MAN 2 Kulon Progo.
Analis Kebijakan Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag DIY, Misbahrudin menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan agar pengelolaan zakat berjalan efektif dan efesien, dan dapat meningkatkan kesejahteraan serta penanggulangan kemiskinan
"Sosialisasi ini kami gelar untuk mencapai tujuan pengelolaan zakat, yaitu efektif dan efisien, meningkatkan kesejahteraan, serta menanggulangi kemiskinan. Untuk itu, penting kita melakukan pemetaan program pemberdayaan zakat tersebut,” ujarnya.
Misbah mengatakan, pengelolaan zakat di BAZNAS dan LAZ sudah maju, tetapi kurangnya kepercayaan dan minimnya literasi masyarakat membuat realisasi zakat masih sangat minim. Sebab, masyarakat lebih memilih menyalurkan zakatnya langsung ke mustahik, bukan ke pengelola zakat resmi.
“Saat ini, lembaga pengelola zakat, baik BAZNAS maupun LAZ sudah sangat maju perkembangannya. Namun dari potensi zakat yang sangat besar, dalam realisasinya masih sangat rendah. Hal ini disebabkan minimnya literasi dan kepercayaan masyarakat. Banyak muzaki yang lebih suka menyalurkan zakatnya langsung ke mustahik. Meskipun demikian, kami bangga dan sangat mengapresiasi hasil pengumpulan zakat dari BAZNAS Kulon Progo yang mencapai Rp12,2 miliar dan tertinggi di DIY,” ucap Misbah.
“BAZNAS dan LAZ mempunyai tugas yang sama. Ada pemetaan agar nantinya pengelolaan zakat dapat sesuai syariat dan regulasi. Nantinya, pemetaan ini akan dikoordinasi oleh Kemenag selaku pemangku kebijakan, BAZNAS dan LAZ sebagai operator kebijakan, dan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan dengan sasaran kewilayahan dan penerima manfaat,” pungkasnya.
Sementara Penyelenggara Zakat Wakaf Kankemenag Kulon Progo, Haris Widiyanto mengungkapkan, kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan Lembaga pengelola zakat yang meliputi BAZNAS, LazisMu, LazisNU, dan Agen Sedekah.
“Selain itu juga hadir DMI, BWI, Badko TKA/TPA, Pokjaluh, Pokjahulu, dan Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Kulon Progo,” tuturnya.
Msk/Mr



