Bekasi, Bimas Islam --- Program Percontohan Kampung Zakat di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi telah mengalami perkembangan usaha yang cukup signifikan. Sejak diresmikan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin pada 6 April 2019 lalu, perkembangan usaha warga kini merambah ke peternakan lele dan ayam kampung.
Pendamping Program Kampung Zakat Bantargebang dari BAZNAS, Abdul Latif menjelaskan, pada awalnya warga diajarkan untuk membuat produksi sabun cair, seperti sabun cuci piring, detergen, pembersih lantai, dan pencuci tangan.
"Pada tahun 2021 lalu, kita kembangkan usaha lainnya di lahan Pesantren Tunas Mulia berupa peternakan lele dan ayam kampung. Program ini kolaborasi antara BAZNAS dengan PLN," ungkapnya di Kampung Zakat Sumur Batu, Senin (11/4/2022).
Latif mengungkapkan, untuk peternakan lele sudah mengalami panen besar pada 17 Agustus 2021 lalu dengan jumlah produksi mencapai 211 kilogram yang dijual kepada para pengepul.
"Jadi hasil panen lele ini sudah ada yang pesan dan tidak perlu mencari pasarnya. Nanti para pengepul itu yang menjual ke pasar atau kepada pedagang," lanjutnya.
Latif menambahkan, kendala yang dihadapi dalam mengembangkan peternakan lele dan ayam kampung adalah faktor cuaca yang tidak menentu, kemunculan hama, hingga lokasi peternakan yang terlalu dekat dengan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sumur Batu.
"Kalau hujan terus menerus takutnya terjadi banjir, kolamnya meluap dan ikan lelenya bisa kabur. Lalu terkadang masih ada ular dan biawak yang memangsa ternak kita," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



