Jakarta, Bimas Islam --- Kepala Sub Direktorat Hisab Rukyat dan Syariah Kementerian Agama, Ismail Fahmi, mengatakan bahwa awal Rajab 1442 Hijriyah bertepatan dengan hari Sabtu (13/2/21).
"Rukyatul hilal dilaksanakan setiap tanggal 29 bulan Kamariah di tempat yang memungkinkan untuk melihat hilal, seperti pantai atau gunung. Kegiatan dilakukan oleh tim ahli dari Sub Direktorat Hisab Rukyat dan Syariah dengan dukungan alat-alat canggih dan modern seperti Teleskop dan Theodolit," kata Kepala Sub Direktorat Hisab Rukyat dan Syariah Direktorat Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah, Ismail Fahmi melalui keterangan tertulis, Jum'at, (12/02).
Ismail Fahmi menyampaikan, rukyatul hilal penetapan awal Rajab 1442 Hijriyah yang digelar pada hari Kamis (11/2/21) bertepatan dengan 29 Jumadil Akhir 1442 H. Kegiatan dilaksanakan di Pos Observasi Bulan (POB) Cibeas, Sukabumi, Jawa Barat.
Adapun data hisab yang diverifikasi, tambahnya, pada hari Kamis (11/2/21) ketinggian hilal masih di bawah ufuk atau minus dan belum terjadi ijtima'. Ijtima' bulan Rajab 1442 Hijriyah terjadi pada Jumat (12/2/21) sekitar pukul 02:07 WIB.
Sehingga, berdasarkan hasil rukyatul hilal pada Kamis (11/2/21), hilal tidak terlihat sehingga jumlah hari pada bulan Jumadil Akhir 1442 Hijriyah disempurnakan menjadi 30 hari.
"Tim kami melakukan rukyatul hilal kembali pada Jum'at (12/2/21) di tempat yang sama untuk memberikan kepastian atau hasil berupa visibilitas hilal. Pada pukul 18.21 hilal dapat tertangkap oleh kamera," tulisnya.
(Anty)
Editor : sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



