Jakarta, Bimas Islam - - Sebanyak 29 imam masjid yang akan bertugas di Uni Emirat Arab (UEA) mengikuti
Pembekalan Teknis dan Penguatan Moderasi Beragama Bagi Calon Imam Masjid di UEA. Kegiatan dilaksanakan di Hotel 101 Urban Thamrin, Jakarta, Minggu-Selasa, 18-20 Desember 2022.
Dalam arahannya, Direktur Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah (Urais dan Binsyar) Ditjen Bimas Islam Kemenag, Adib mengajak para imam untuk menyebarkan ajaran Islam yang Rahmatan lil 'alamin. Adib menilai, Indonesia sebagai negara yang dianugerahi keberagaman dan keberagamaan harus menjadi contoh.
“Sebagai delegasi bangsa Indonesia di UEA, kita harus mencontohkan dan menyebarkan paham keagamaan Islam yang menyejukkan dan damai,” kata Adib di Jakarta, Senin (19/12).
Adib mengatakan, selain menjadi imam salat, para ustaz di UEA akan mendakwahkan wawasan keagamaan yang wasathiyah. Ajaran ini yang akan dibawa ke seluruh dunia melalui UEA.
“Para imam masjid akan membawa pesan perdamaian kepada seluruh penjuru dunia melalui UEA," ujarnya.
Selain itu, Adib mengingatkan para imam tidak tergabung dalam partai politik. Sebab di sana, menurutnya, sangat ketat terkait politik praktis.
“Tidak akan pernah bisa dimaafkan, apalagi imam masjid yang akan menjadi acuan. Sangat tidak diinginkan imam masjid menyinggung perpolitikan,” pesannya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



