Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama menggandeng pengurus masjid dan pembina kerohanian Islam lintas kementerian/lembaga dan BUMN untuk mengkampanyekan moderasi beragama. Hal ini sebagaimana disampaikan Staf Khusus Menteri Agama, Nuruzzaman saat menyampaikan sambutan mewakili Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
"Penyelengaraan Mudzakarah ini diharapkan menjadi salah satu kegiatan untuk mewujudkan masjid yang mencerminkan Islam khas Indonesia, yakni Islam yang ramah dan mengayomi semua orang tanpa sentimen golongan dan masjid yang memberikan kenyamanan kepada setiap jamaah dari berbagai golongan," ungkap Nuruzzaman di Novotel Mangga Dua Square, Jakarta, Selasa (30/3/21).
Pria yang akrab disapa Gus Nuruzzaman menambahkan, masjid-masjid di kementerian dan lembaga ini terus melakukan program dalam mewujudkan konten-konten dakwah yang moderat dan mencerminkan kasih sayang bagi sesama.
"Indonesia dihuni oleh beragam lapisan masyarakat dengan beragam latar belakang agama untuk hidup dalam kerukunan. Setiap agama hendaknya menjauhi klaim sepihak di ruang publik yang berpeluang menimbulkan perpecahan," tambahnya.
Lebih lanjut, Gus Nuruzzaman menyampaikan, Kemenag akan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak demi mewujudkan Indonesia yang dicita-citakan bersama terutama dari masjid-masjid pemerintah.
"Untuk sampai pada kehidupan beragama yang kita cita-citakan tidak hanya mengandalkan pemerintah. Perlu peran masjid terutama masjid-masjid di lingkungan kementerian/lembaga dan BUMN. Materi yang disampaikan di masjid-masjid tersebut berbasis moderasi beragama dan tidak ada sentimen golongan sehingga para jamaah yang masuk ke dalam masjid tersebut merasakan kenyamanan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Mudzakarah ini dilangsungkan selama dua hari pada Selasa-Rabu, 30-31 Maret 2021. Pemateri dalam Mudzakarah ini adalah Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla, dan Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



