Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengatakan pertemuan Dialog Ormas Islam Tingkat Pusat dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia sebagai Negara majemuk membutuhkan peran moderasi beragama untuk menjaga kerukunan.
“Sebagai negara yang memiliki pelbagai macam suku, budaya, bahasa dan agama, Indonesia membutuhkan peran Ormas Islam dalam menjaga kerukunan dengan menerapkan moderasi beragama,” katanya saat memberikan materi dalam Dialog Ormas Islam Tingkat Pusat di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (9/12).
Dirjen mengatakan Kemenag ingin selalu bersinergi dengan Ormas Islam untuk mengawal proses berbangsa dan bernegara dengan cara menyebarkan paham moderasi beragama dan Islam Wasathiyah.
“Kami ingin Islam Wasathiyah berkontribusi menginspirasi proses berbangsa dan bernegara. Sehingga tersebar ajaran agama yang mengedepankan toleransi, cinta kepada tanah air, dan menghilangkan narasi kebencian antar umat beragama,” ujarnya.
Dialog yang diselenggarakan Direktorat Penerangan Agama Islam pada 8-10 Desember 2020 ini dibuka oleh Menteri Agama, Fachrul Razi dan diikuti 48 Ormas Islam, di antaranya: Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pengurus Pusat Muhammadiyah, LPOI, PP. ISNU, Syarikat Islam Indonesia, PP. Al-Irsyad Al-Islamiyyah, PERSIS, Mathla’ul Anwar, Al-Wasliyah, Al-Ittihadiyah, PERTI, IKADI, Az-Zikra, DPP. PITI, PUI, Nahdlatul Waton, PP. IPNU, Pemuda Muslimin Indonesia, FKMB, IKA-PMII, PB. HMI, dan PB. PII.
Selanjutnya PMII, DPP Gema Mathlaul Anwar, DUTI, GUPPI, GPII, JATMAN, LDNU, BKPRMI, HIMMAH, DPP Jatmi, IPQAH, DDII, IPIM, Fatayat NU Jakarta, PERWATI, PP. Wanita Islam, JQH NU, DPP IMM, ICMI, PP MPII, Pemuda Aswaja Mandiri Jakarta, dan Nasarudin Umar Office.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



