Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama secara aktif mengajak penyiar milenial memenuhi media sosial (Medsos) dengan berbagai konten kebaikan. Hal ini seperti disampaikan Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Kemenag, Sayid Alwi Fahmi dalam Inside Ramadan yang tayang di JakTV, Jakarta, Selasa (19/4/22).
"Kalau baik, kalau membangun, Kemenag akan memberikan dukungan. Kita akan siapkan tempat, ruang ekspresi, apakah di grup penyiar milenial, seniman atau budayawan, selama kontennya baik dan bermanfaat untuk masyarakat," ungkap Sayid.
Masifnya konten kebaikan, lanjut Sayid, merupakan strategi efektif dalam melawan ujaran kebencian dan berbagai konten adu domba serta saling menjelekkan.
"Manfaatkan medsos dengan bijak dan baik agar masyarakat mendapatkan sajian yang bergizi dan tercerahkan," ajaknya.
Secara khusus, Sayid mengajak pelaku media, penyiar, budayawan, dan seniman untuk terus beradaptasi dalam menyebarkan konten melalui berbagai platform media.
"Kita semua harus beradaptasi dengan kemajuan zaman. Jika tidak mampu beradaptasi akan tertinggal," pungkas Sayid.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



