Bandar Lampung, Bimas Islam -- Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) Tahap 2 Tahun 2023 digelar di Bandar Lampung, Rabu-Jumat, (8-10/2/2023). Kegiatan yang diikuti 74 penyiar televisi dan radio Provinsi Lampung, Bengkulu, dan Bangka Belitung ini dibuka secara resmi oleh Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Ahmad Mu'thi Shofieq.
Shofieq mengajak penyiar bersinergi menyosialisasikan Moderasi Beragama kepada masyarakat. Menurutnya, penyiar merupakan salah satu mitra Kemenag dalam memberikan pencerahan keagamaan dan kebangsaan.
"Kami mengajak penyiar televisi dan radio menjadi tulang rusuk dan bagian Kemenag. Bukan hanya menempel, tetapi menjadi bagian," ajak Shofieq di Bandar Lampung, Rabu (8/2/23).
Helat dihadiri perwakilan Dinas Kominfo Provinsi Lampung, pendamping peserta dari Kanwil Kemenag Provinsi dan media. Selain dari televisi dan radio swasta, hadir pula peserta dari Humas Kankemenag Kabupaten/Kota dan penyiar radio universitas.
"Mari manfaatkan kegiatan ini dengan optimal hingga kualitas siaran kita kian meningkat. Jadilah penyiar moderat yang merekatkan umat," sambungnya.
Ketua Panitia PKPAI Tahap 2 Tahun 2023, Sofian Hadi menambahkan, helat bertujuan meningkatkan kreativitas penyiar. Ia meyakini, ajang ini juga menjadi wadah sinergi antara penyiar di tiga provinsi.
Hadir, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Seksi Siaran Keagamaan Islam, Nur Kumala Dewi. Pada Hari pertama, peserta mendapatkan materi wawasan Moderasi Beragama, public speaking, dan regulasi penyiaran.
(Penulis: SBSKI, Editor: Ramdan)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



