Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengajak tokoh agama untuk terus melakukan sosialisasi moderasi beragama. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman yang tepat tentang moderasi beragama.
"Mari kita terus menyosialisasikan moderasi beragama sebagai cara pandang dan sikap dalam beragama yang moderat. Jangan sampai hanya kita saja yang tahu moderasi beragama, tetapi masyarakat tidak memahami moderasi beragama. Semua harus tahu dan paham," kata Adib di Jakarta, Selasa (27/9).
Menurut Adib, sosialisasi moderasi beragama yang tersendat akan berdampak pada tidak sampainya maksud dan tujuan dari moderasi beragama. "Kita tidak menghendaki ada salah persepsi tentang moderasi beragama di tengah masyarakat," tandasnya.
Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menambahkan, tokoh agama punya peran sangat penting dalam menyukseskan sosialisasi moderasi beragama. Sebab, kata dia, tokoh agama merupakan panutan di tengah masyarakat. "Mereka adalah orang yang punya kapasitas untuk menyampaikan ajaran agama," katanya.
Adib juga mengajak semua pihak memperkuat persatuan menjelang tahun politik. Salah satu upayanya, kata dia, tidak melakukan kampanye politik di dalam masjid.
"Kita juga terus mengimbau untuk tidak melakukan kampanye politik di masjid. Sebab, masjid bukan tempat berpolitik praktis, masjid adalah tempat untuk beribadah, juga untuk memperkuat persatuan umat. Masjid punya peran besar menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama," tandasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal, Kemenag Tekankan Kompetensi dan Batas Kewenangan
Bogor, Bimas Islam — Penyetaraan jabatan fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) perlu diikuti peningkatan kompetensi teknis, pemahaman regulasi, dan…



