Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Bimas Islam Kemenag, M. Fuad Nasar mengatakan, akhlak berkaitan erat dengan kemajuan suatu bangsa. Fuad meyakini, akhlak adalah harga diri seorang muslim dan suatu bangsa.
“Dalam kondisi dan situasi apapun akhlak merupakan sesuatu hal yang berharga dan merupakan bagian dari kualitas hidup yang harus dicapai, dipertahankan, dan dididik kepada generasi mendatang,” kata Fuad dalam Kultum Menjelang Azan Magrib pada rangkaian Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Jakarta, Minggu (17/3).
Fuad berpesan kepada seluruh orang tua Muslim untuk mendidik anak dengan akhlak yang baik. Fuad menilai hal itu sesuai dengan perintah Rasulullah untuk mendidik anak dengan perilaku yang baik dan berilah nama yang baik.
“Perilaku yang baik akan memberikan kebahagiaan terhadap orang lain. Bisa dibayangkan betapa bahagianya diri kita jika berada di lingkungan yang memiliki akhlak baik, dan sebaliknya akan terganggu jika berada di lingkungan yang berakhlak buruk,” ujarnya.
Selain itu, Fuad mengungkapkan, di dalam Islam diwajibkan agar setiap manusia berlaku baik, tidak memberi kemudaratan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya terhadap orang lain.
“"Kita diperintahkan agama bukan hanya menjaga hubungan dengan sang Khalik (hablun minallah), tetapi juga dengan sesama manusia (hablun minannaas)," tutupnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



