Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menyatakan, aplikasi Ustadzkita merupakan ikhtiar menghadirkan ustaz berwawasan keislaman dan kebangsaan bagi masyarakat. Demikian disampaikan Dirjen dalam Halaqah Dai di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (6/9/22).
"Aplikasi Ustadzkita memudahkan masyarakat mencari dan mengundang penceramah agama. Aplikasi UstadzKita merupakan ikhtiar menghadirkan aplikasi pencarian ustaz berwawasan keislaman dan kebangsaan yang baik," ungkap Dirjen.
Dirjen menambahkan, ustaz yang terdaftar dalam aplikasi Ustadzkita merupakan peserta program Penguatan Kompetensi Penceramah Agama yang dihelat Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam sejak 2020 hingga 2022.
"Kehadiran aplikasi Ustadzkita merupakan keniscayaan mengingat kehidupan masyarakat yang tidak terpisahkan dari internet. Pengguna internet yang jumlahnya sekitar 210 juta pada 2022 membutuhkan literasi keagamaan secara digital," tambah Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.
Dirjen berharap, aplikasi Ustadzkita memudahkan masyarakat dalam mencari penceramah secara mandiri. "Aplikasi Ustadzkita turut menjawab kebutuhan yang tinggi atas pencarian penceramah yang berkompeten serta berwawasan moderat," tegasnya.
Selain pencarian ustaz, terdapat sejumlah menu pada aplikasi Ustadzkita, meliputi naskah khutbah Jumat, jadwal salat, tanya jawab hukum Islam, dan menu keislaman lainnya. "Tentu akan terus kita kembangkan sesuai kebutuhan umat," pungkas Dirjen.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



