Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI, Moh Agus Salim mengapresiasi program Istiqlal Disaster Management Center (IDMC) yang diluncurkan oleh Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) pada pekan lalu.
“Saya sangat menyambut baik kepada Pengelola Masjid Istiqlal yang telah mengambil peran lebih dalam aktivitas dakwahnya. Program IDMC ini menurut saya inovatif dalam rangka mengurangi resiko bencana berbasis masjid dan rumah ibadah. Selain sebagai tempat ibadah, ada banyak fungsi lain dari masjid seperti yang terjadi di zaman Rasulullah SAW, masjid adalah pusat seluruh kehidupan umat,” katanya kepada Bimas Islam, Selasa (02/03).
Indonesia dengan wilayah yang rawan bencana, lanjutnya, tentu saja perlu bersiapsiaga dan membangun kesadaran mitigasi bencana. Pihaknya menambahkan, mengantisipasi sejak dini menjadi hal yang penting dan bisa dilakukan dari rumah ibadah.
Agus Salim juga menjelaskan, salah satu fungsi sosial kemasjidan adalah memberikan motivasi dari sudut pandang agama kepada mereka yang mendapat musibah. Umat perlu diingatkan, satu peristiwa yang terjadi di alam ini terjadi atas izin dan kehendak Tuhan. Agus juga mengutip Surah Al-An'am ayat 59 dan Al Hadid ayat 22 yang menyatakan, semua kejadian di dunia ini sudah tertulis di dalam Lauhul Mahfuz.
“Bencana terjadi karena beberapa faktor, seperti faktor alam dan manusia. Sebagai bentuk ikhtiar, musibah hendaknya kita hindari sejak dini dengan cara mengelola risikonya, dan menumbuhkan kesadaran mitigasi sejak dini,” paparnya.
Agus Salim menambahkan, Masjid Istiqlal sudah melangkah jauh menambil peran masjid sebagai fungsi sosial, ekonomi dan pendidikan. Akan tetapi, ia berharap, jangan sampai kesakralan masjid sebagai tempat ibadah menjadi berkurang karena adanya program ini.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



