Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengapresiasi penggunaan media sosial (medsos) sebagai sarana mengkampanyekan kebaikan. Menurut Dirjen, pesatnya penggunaan medsos ini tidak bisa dihindari dan harus dimanfaatkan.
"Sangat positif jika medsos dimanfaatkan untuk hal positif. Kita hidup di era digital. Hampir semua masyarakat menggunakan medsos terutama generasi milenial dan Z," ungkap Dirjen dalam Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV Jakarta Minggu 1 5 22.
Media sosial merupakan instrumen yang strategis dan efektif untuk menyampaikan pesan agama. Media sosial bisa digunakan sebagai tempat dakwah dan berbagi inspirasi.
"Lakukan kebaikan dan bagikan dengan niat tulus untuk menggugah dan mengajak sesama. Semoga menjadi model kebaikan bagi masyarakat, menggugah, mengajak, dan menginspirasi," ajaknya.
Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini mengingatkan agar terus meluruskan niat. Pasalnya, ada fenomena penggunaan media sosial bukan untuk kebaikan tetapi hanya sebatas memamerkan apa yang dimiliki.
"Bukan untuk pamer, tetapi mengajak diri dan masyarakat Muslim untuk mengunakan medsos secara bijak dan arif sebagai instrumen strategis dan powerfull untuk dakwah dan mengajak masyarakat kepada kebaikan," pungkas Dirjen.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



