Jakarta, Bimas Islam -- Ormas keagamaan dan sosial serta tokoh agama merupakan mitra strategis pemerintah dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan. Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin dalam Dialog Tokoh/Pimpinan Ormas Islam Tingkat Pusat di Jakarta, Senin (5/12/22).
"Ormas Islam, tokoh agama, dan ulama memainkan peran penting dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang digagas pemerintah," puji Dirjen.
Dirjen mencontohkan program Keluarga Berencana (KB) yang pernah digagas pemerintah. Awalnya program ini mendapatkan penolakan dari masyarakat. Namun, tambahnya, masyarakat mulai menerima setelah pemerintah memberikan penjelasan dengan pendekatan agama.
Peran tersebut, harap Guru Besar Ilmu Hadis UIN Makassar ini, akan berlanjut dalam program penurunan stunting. Ormas Islam dan tokoh agama diajak turut mengedukasi masyarakat agar bebas stunting sebagai upaya mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.
"Upaya menurunkan stunting harus melibatkan Tokoh Agama, Ormas, Penghulu, Penyuluh Agama, KUA dan stakeholder lain. Melalui sinergi seluruh pihak, insyaallah stunting bisa kita atasi," lanjut Dirjen.
"Pemerintah mustahil jalan sendirian tanpa peran Ormas keagamaan. Peran Ormas sangat fundamental. Berbagai agenda besar bidang pembangunan, kebangsaan, dan keagamaan tidak mungkin sukses tanpa pelibatan Ormas dan tokoh agama," pungkasnya dalam acara yang dihadiri 40 pimpinan/tokoh Ormas Islam tingkat Pusat ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



