Jakarta, Bimas Islam --- Sesditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), M. Fuad Nasar mengapresiasi ikhtiar pengentasan pengangguran yang diinisiasi Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Al-Azhar sejak 2009 membuka program Rumah Gemilang Indonesia (RGI) angkatan pertama/perdana.
Pernyataan ini diungkapkan usai menghadiri Wisuda Akbar Santri Rumah Gemilang Indonesia (RGI) angkatan ke-24 dan 25 di Masjid Raya Al-Azhar Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (06/01). Dalam kesempatan itu hadir menyampaikan kuliah umum Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Saadi.
“Program pengentasan pengangguran yang dikembangkan Laznas Al-Azhar adalah bukti manfaat zakat yang dikelola secara profesional mampu menerangi berbagai sudut persoalan kehidupan umat,” katanya.
Fuad menggarisbawahi, program Rumah Gemilang Indonesia (RGI) adalah pelatihan keterampilan dan pembinaan karaktek akhlak, iman, dan takwa bagi pemuda berusia 17-30 tahun dengan kriteria duafa.
“Pembinaan watak, jiwa, kepercayaan diri, iman dan takwa sebagai muslim membutuhkan proses dan pengkondisian yang optimal, dan LAZ Al-Azhar melakukannya dengan baik berkolaborasi dengan jejaring mitra pengumpulan ZIS yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Fuad menyatakan, pembekalan keterampilan yang dipadukan dengan pembinaan mental kepribadian bukan sekedar menghasilkan pemuda yang siap bekerja atau berwirausaha sesuai potensi dan minatnya, tetapi sekaligus menempa mereka menjadi manusia yang memiliki kepercayaan diri, memahami tujuan hidupnya sebagai hamba Allah dan mempunyai jiwa sosial.
“Diharapkan program RGI berkontribusi melahirkan generasi milenial yang mampu meraih kegemilangan bagi dirinya, keluarganya, dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



