Banyuwangi, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Banyuwangi menggelar Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Islam (PAI) bertema ‘Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan’ di MAN 1 Banyuwangi, Ahad (21/11). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kankemenag Banyuwangi, Slamet.
Dalam sambutannya, Slamet mengatakan, tugas penyuluhan dan pembinaan umat, terutama tentang moderasi beragama, bukan hanya tugas Penyuluh, tetapi tugas ASN secara keseluruhan, terutama insan Kemenag.
“Sebagai ASN, terutama Penyuluh harus memprioritaskan yang wajib daripada yang tambahan, kecuali ada tugas khusus. Tugas Penyuluh ada di wilayah kerja KUA Kecamatan masing-masing, sehingga harus ada surat tugas dari Kemenag Kabupaten," ungkapnya.
Pria yang pernah menjadi Kepala Kankemenag Bondowoso ini menekankan pentingnya PAI untuk meningkatkan kemampuan di bidangnya masing-masing.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Banyuwangi, Muklis yang juga Ketua Panitia Penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Kepala KUA Kecamatan, sehingga semuanya berjumlah 230 peserta.
“Dengan adanya Penyuluh Agama Islam dan Kepala KUA dalam kegiatan ini, maka program pengarusutamaan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan diharapkan bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, sebab salah satu tugas Kepala KUA, Penghulu, maupun Penyuluh adalah melakukan pembinaan,” katanya.
Sementara itu, narasumber dalam pembinaan yang juga Dosen Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII) Genteng, Lukman Hakim memaparkan, Islam mengajarkan manusia untuk selalu bersikap moderat yang termaktub dalam surat Al-Baqarah ayat 143. Keberagaman merupakan fitrah manusia. Karenanya manusia harus menerima keberagaman tersebut dengan bijaksana.
“Selain itu, moderasi beragama penting karena moderasi merupakan jati diri kita dalam berbangsa dan bernegara. Kita hidup dalam negara yang majemuk, sehingga moderasi akan berdampak pada keharmonisan dalam bermasyarakat,” kata Lukman Hakim.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



