Jakarta, Bimas Islam -- Sebagai salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya menyebarkan pesan moderat. Bukan hanya dalam negeri, tetapi juga ke penjuru dunia.
Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin pada kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Islam, Senin (22/5/2023) di Jakarta.
Kamaruddin menyebut, Kemenag berupaya mengirim minimal 500 penceramah ke daerah-daerah 3T dan berbagai wilayah di luar negeri.
"Di tahun ini, kita ikhtiarkan untuk mengirim penceramah-penceramah agama ke berbagai negara, juga ke daerah tertinggal, minimal 500 penceramah," ungkap Kamaruddin.
Kamaruddin menjelaskan, pengiriman penceramah hingga ke luar negeri merupakan upaya pemerintah dalam memaksimalkan keikutsertaannya di panggung global, sebagai negara percontohan bagi kehidupan beragama dan bermasyarakat.
"Sudah saatnya Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki peran dalam pengarusutamaan paham keagamaannya, karena Indonesia mempunyai kekhususan terkait implementasi atau refleksi keberagamaan," tambahnya.
Kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama Islam ini digelar selama tiga hari, Senin-Rabu (22-24/05/2023), diikuti 80 peserta perwakilan Organisasi Masyarakat Islam seluruh Indonesia.
Msk/Mr



