Rembang, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berkomitmen melahirkan generasi bangsa yang unggul. Generasi unggul dimulai dari lahirnya anak-anak yang sehat dan bebas stunting.
Mewakili Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, M. Adib, Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Agus Suryo Suripto mengatakan, keterlibatan Kemenag dalam penurunan angka stunting merupakan salah satu implementasi Revitalisasi KUA yang menjadi program prioritas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
"Revitalisasi KUA tidak hanya menempatkan KUA dalam melayani nikah dan rujuk. Fungsi KUA sangat luas, salah satunya KUA turut serta sebagai lembaga yang concern menurunkan angka stunting demi generasi bangsa yang unggul," ungkap Suryo di Pendopo Museum RA. Kartini Rembang, Minggu (15/5/22).
Dalam kegiatan Sosialisasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Tengah ini, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo menambahkan, penurunan angka stunting merupakan ikhtiar utama dalam melahirkan generasi bangsa yang berkualitas.
"Salah satu program kerja super prioritas Presiden Jokowi adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang dimulai dari anak-anak bebas stunting," ungkap Hasto.
Senada dengan Hasto, Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menambahkan, penurunan stunting bisa dicapai melalui edukasi. Pemahaman yang baik terkait seluk beluk stunting menjadi bekal utama bagi pasangan pengantin dalam melahirkan generasi sehat.
"Stunting hanya akan selesai di keluarga. Stunting ini persoalan di hilir. Kalau di hulunya baik, keluarga mengetahui dan memahami semua tentang stunting termasuk pencegahannya, maka stunting mudah diselesaikan," terangnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, dan Pimpinan Ponpes Al-Falah Rembang, KH. Amir Mahmud.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



