Cilacap, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Cilacap bersama Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Cilacap menyalurkan 700 paket bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19. Hal tersebut dikatakan Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Cilacap Toha, Jumat (20/8).
“Kantor Kemenag Cilacap bersama Baznas menyalurkan 700 paket bantuan. Kegiatan sosialisasi tanpa adanya pemberian bantuan maka daya gedornya kurang. Karenanya ini merupakan langkah yang diharapkan dapat meningkatkan imunitas terbaik,” ujar Toha.
Dalam menyalurkan ratusan paket bantuan ke tengah masyarakat, Toha mengatakan, pihaknya dibantu Penyuluh Agama Islam. “Penyuluh merupakan aset penting yang harus mampu dioptimalkan dalam rangka ikut mengatasi pandemi Covid-19 yang belum ada tanda kapan akan berakhir,” katanya.
Toha kembali menegaskan, ratusan paket bantuan tersebut dikhususkan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Jadi memang bantuan ini kita khususkan bagi masyarakat yang terpapar Covid-19, marbot atau muazin, penyuluh non PNS, dan jemaah majelis taklim yang terpapar Covid-19. Dalam penyalurannya kita sangat memperhatikan protokol kesehatan karena berkaitan juga dengan keselamatan para Penyuluh kita,” urainya.
Toha menambahkan, peran Penyuluh sangat penting di tengah ketidakpastian pandemi Covid-19. Dengan pendekatan agama, kata dia, Penyuluh diharapkan mampu memberikan pencerahan akan bahaya Covid-19.
“Dengan sadarnya warga, mereka akan berusaha sebisa mungkin untuk menangkal penularan Covid-19. Kami berkeyakinan bahwa kesadaran adalah salah satu kunci utama keberhasilan pemerintah dalam menanggulangi bahaya pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Toha.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



