Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Wida Sukmawati mengungkapkan, program KUA Percontohan Ekonomi Umat yang diinisiasi Ditjen Bimas Islam menjadi salah satu program prioritas utama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Wida menjelaskan, BAZNAS akan mendukung terkait pendanaan, pembangunan rumah tinggal layak huni, dan minimarket di titik lokasi yang sudah ditetapkan. Ia menambahkan, program KUA Percontohan Ekonomi Umat yang telah berjalan di 11 lokasi pada tahun 2021, serta akan berjalan di 25 lokasi pada tahun ini, masih menggunakan biaya dari APBN.
"BAZNAS sudah membuat progres pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di KUA sampai tahun 2025. Hasil dari penghimpunan dana ZIS tersebut akan digunakan untuk pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Wida saat menjadi narasumber acara Obsesi melalui channel Youtube Bimas Islam TV, Jumat (11/3/2022).
Wida turut mengapresiasi kepada tim LAZ, Penyuluh, dan penghulu di KUA yang menjadi pendamping dalam program KUA percontohan ekonomi umat. Menurutnya, usaha para penerima manfaat saat ini semakin berkembang, salah satunya berkat pendampingan yang sudah dilakukan.
"Seperti kejadian banjir di Matangkuli, Aceh Utara, LAZ pendamping di sana langsung terjun ke lokasi bencana. Jadi mereka tidak hanya terpaku pada pelatihan yang sudah ditetapkan, namun juga melakukan pelatihan lain yang dibutuhkan dalam mengatasi keterpurukan usaha yg diakibatkan oleh hal-hal yang tidak diinginkan," lanjutnya.
Wida menambahkan, sebelum program kua percontohan ekonomi umat dijalankan, Kepala KUA dan para Penyuluh akan mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) untuk lebih mengoptimalkan kapasitas mereka sebagai pendamping program.
"Tujuan utama dari program ini tidak hanya agar kesejahteraan masyarakat tercapai, namun juga menciptakan keluarga sakinah dan pemahaman moderasi beragama," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



